TWISTS & TURNS

by - May 23, 2017


Photo Credit : Baa-Baa-Blacksheep (DeviantArt)
Photo by : Baa-Baa-BlackSheep (DeviantArt)

Setelah tujuh tahun lebih saya telah memulai blog ini dengan satu judul yang tak pernah diganti, hari ini saya memutuskan untuk mengganti. Sebelumnya, saya meminta maaf untuk beberapa rekan penulis sekaligus saudara saya, yang pernah meminta saya untuk tidak mengganti judul dari blog ini. Harus saya akui, di titik ini, saya jenuh dengan kata-kata itu, dengan judul yang lama itu – saya minta maaf karena saya tidak bisa meneruskannya. Di masa-masa sekarang ini, live in hope terlalu positif untuk bisa saya pegang erat-erat. Saya sedang tidak bisa (serba) positif. Saya tidak bisa pura-pura positif. Daripada saya tidak bisa melakukan, saya memutuskan untuk berhenti menyemat nama positif. Toh pun, jika menyadari, tulisan-tulisan dari blog saya belakangan cenderung sangat jujur, sangat apa adanya, sangat tidak positif.

Twists & Turns. Akhirnya, saya memilih judul ini. Judul ini lahir setelah saya berjalan-jalan lagi di halaman-halaman lalu blog ini. Tulisan-tulisan dari tahun 2009, sampai 2017, saya buka satu-satu. Tak semua memang, hanya dengan random, tetapi saya jadi banyak senyum-senyum sendiri. Bisa dibilang, sedikit-banyak hidup saya sudah terekam di halaman-halaman ini. Dari yang masih abege belasan tahun yang baru lulus SMA dan masuk universitas sampai sekarang sudah bekerja. Dari tulisan yang isinya masih curhatan hati tanpa isi (yang sebenarnya saya malu membacanya lagi), sampai tulisan yang dipikir matang-matang agar setidaknya mengandung arti. Dan, saya menyadari, hidup yang saya bagikan-tuliskan disini tak hanya sekedar cerita bahagia, atau cerita penderitaan yang dituliskan dengan penuh perenungan (positif) – kerap kali saya menulis juga dengan apa adanya : lebih banyak implisit seperti dalam sajak dan puisi, tetapi saya tak menutup-nutupi apa yang tengah terjadi dengan berusaha menjadi positif di saat saya tidak bisa menjadi positif.

Saat itulah, saya sadar halaman-halaman di blog yang sudah saya rawat tujuh tahun ini penuh kisah ups & downs diri saya pribadi. Bagi yang suka menghakimi, mungkin akan melihat apa yang saya tulis sebagai inkonsistensi atau ketidakstabilan emosi. Kadang rohani, kadang terlalu berpijak pada bumi. Padahal, bukankah kita manusia semuanya tak jauh berbeda pula? Kita bisa bijaksana dan bisa tidak bijaksana. Kita bisa baik dan kita juga tetap memiliki kecenderungan berdosa di dalam kedirian kita. Kita bisa jatuh dan kita bisa bangkit lagi – tapi kemudian jatuh lagi, bangkit lagi, jatuh lagi – membentuk sebuah siklus yang kita juga tidak sepenuhnya mengerti. Kita percaya kepada Tuhan, tetapi ada kalanya kita meragukan-Nya.

Meski orang bebas berpendapat apa saja mengenai hal ini, bagi saya, tulisan-tulisan saya selama tujuh tahun di blog ini justru menjadi semacam peta untuk memantau perubahan diri sendiri. Dalam tulisan, dalam pemikiran, dalam perasaan, dalam pengalaman, dalam perjalanan.

Itu mengapa saya kemudian memilih judul ini : Twists & Turns. Dalam bahasa Indonesia, saya menyebutnya Lika & Liku. Kadang di atas dan kadang di bawah. Kadang bijak dan kadang tidak. Kadang positif dan kadang negatif. Kadang percaya dan kadang, ada kalanya, meragu. Ups & downs membaur satu sama lain, menjalin cerita alur kehidupan yang kita jalani sampai kita mati nanti. Membuatnya berarti atau bisa jadi depresi. Ujungnya nanti? Itu masih rahasia Ilahi.



The road of life twists and turns 
and no two directions are ever the same. 
Yet our lessons come from the journey, 
not the destination. 

– Don Williams

You May Also Like

0 comments