WE CAN TRUST OUR GOD

by - January 27, 2015






We can trust our God
He knows what He's doing

We can trust our God. Kata-kata ini tampak sepele tapi aku kembali menyadari kalau kata-kata ini ternyata tidak sesepele itu untuk dilakukan. Trust, bukan hanya sekedar percaya Tuhan baik—tetapi percaya Tuhan baik di dalam segala kondisi yang kita hadapi. Entah itu senang atau sedih. Nyaman atau tidak nyaman. Trust, tidak hanya percaya pada Tuhan ketika pagi hari setelah kita terteguhkan lewat firman dan doa di dalam saat teduh kita, lalu lupa ketika rutinitas atau problema hidup menerpa dan mengacaukan kita—trust itu percaya pada Tuhan di setiap detik dan setiap nafas kehidupan yang kita miliki. Di setiap detak jantung, kita terhubung pada Tuhan—karena kepercayaan itu tidak kita tanggalkan, tapi kita buktikan dengan menjaga keintiman dengan hati Tuhan. Sayangnya, trust atau “percaya” ini sering disimplifikasi. Disalah-pahami. Trust atau percaya itu tidak boleh tanggung-tanggung, tidak boleh setengah-setengah. Trust membutuhkan totalitas penuh.

Hari ini dalam perenunganku sambil mendengarkan-dan-menyanyikan lagu ini, aku kembali menyadari, bahwa trust merupakan sesuatu yang multi dimensi. Seusatu yang unconditionally, bukan conditionally. Sesuatu yang bergantung pada Pribadi Tuhan yang pada-Nya kepercayaan kita tertuju dan berpusat—bukan pada kondisi hati kita atau kondisi sekeliling kita. Sesuatu yang tidak mengenal batasan waktu, tidak mengenal konteks situasi-kondisi, tidak mengenal usia, tidak mengenal apa yang terjadi. Dan jika trust merupakan sesuatu yang benar-benar multi dimensi, doubt tidak mungkin cepat menggoncang atau bahkan meniadakan trust. Meskipun, penyebab doubt itu juga membuat kita sangat bingung, sangat sedih, atau bahkan sangat terluka. Trust akan bertahan sampai waktu kemenangan tiba. Pelangi tidak mungkin muncul tanpa hujan terlebih dulu. Trust bertahan karena we know to whom we put our trust. He is God who knows what He’s doing.

Though it might hurt now
We won't be ruined



p.s. :

Deepest thanks to Dear God and to my dear prayermate sister, Erena Fabyola—salah satu yang benar-benar tahu apa yang sedang terjadi denganku beberapa hari ini, khususnya kemarin. Sesuatu berita yang harus diakui, nyaris menggoncang trust di dalam diriku ini. Tapi itulah Tuhan—yang sebelum menguji, sudah lebih dulu memperlengkapi. Tidak ada satupun di dunia ini yang terjadi padaku, yang Dia tidak tahu atau yang Dia tidak mengendalikan. It happened for my best. My “breaking into the new” process. Roma 8:28. Pagi ini, di tengah segala jadwal yang padat di kantor dengan deadline dan tulisan, prayermate sister yola mengirimkan sebuah pesan whatsapp padaku. Merekomendasikan lagu ini untuk kudengarkan jika aku ada waktu. Dan benarlah, lagu inipun menjadi rhema. Strength unknown He provided, through yola. Aku terharu. We can trust our God. I can trust our God.

 Remember when your hope is lost and faith is shaken
Remember when you wonder if you're gonna make it
There's a hand stretched out through your deepest doubt
We can't pretend to see the ending or what's coming up ahead
To know the story of tomorrow
But we can stay close to the One who knows

We can trust our God
He knows what He's doing
Though it might hurt now
We won't be ruined
It might seem there's an ocean in between
But He's holding on to you and me
And He's never gonna leave, no
He is with us, He is with us
Always, always
He is with us, He is with us
Always

We believe there is purpose, there is meaning in everything
We surrender to His leading
He wants nothing more than to have us close

We can trust our God
He knows what He's doing
Though it might hurt now
We won't be ruined
It might seem there's an ocean in between
But He's holding on to you and me
And He's never gonna leave, no
He is with us, He is with us
Always, always
He is with us, He is with us
Always

Our faith is sealed, our hope is real
Come what may, we're not afraid
Our faith is sealed, our hope is real
Come what may, we're not afraid
We're not afraid

We can trust our God
Always, always
We can trust our God
Always, always



“That’s why we can be so sure that every detail in our lives of love for God is worked into something good. God knew what He was doing from the very beginning. He decided from the outset to shape the lives of those who love Him along the same lines as the life of His Son. The Son stands first in the line of humanity He restored. We see the original and intended shape of our lives there in Him. After God made that decision of what His children should be like, He followed it up by calling people by name. After He called them by name, He set them on a solid basis with Himself. And then, after getting them established, He stayed with them to the end, gloriously completing what He had begun.” (Romans 8:28-30 MSG)

You May Also Like

0 comments