Wednesday, 15 May 2013

REMEMBER YOU


"O God, You are my God, earnestly I seek You, my soul thirsts for You, my body longs for You, in a dry and weary land where there is no water. I have seen You in the sanctuary and beheld Your power and Your glory. Because Your love is better than life. My lips will glorify You. I will praise You as long as I live, and in Your name I will lift up my hands. My soul will be satisfied as with the richest of foods, with singing lips my mouth will praise You. On my bed I remember You; I think of You through the watches of the night. Because You are my help, I sing in the shadow of Your wings. My soul clings to You; Your right hand upholds me."



Psalm 63:1-8
A psalm of David. When he was in the Desert of Judah.


 


p.s. :
Sama seperti yang diingatkan saat teduhku dari Manna Sorgawi hari ini, kadang, aku merasa jadi seperti Petrus yang mulai tenggelam, ketika fokusnya teralihkan dari Yesus kepada ombak dan badai di sekelilingnya, padahal, dia sudah berjalan di atas air--dia sudah mengalami bahwa Yesus yang dipercaya hatinya adalah Tuhan yang benar-benar berkuasa membawanya melakukan hal-hal yang sulit, bahkan mustahil baginya. Aku tahu, bahwa Ia sedang memperbesar kapasitas imanku.

Memusatkan seluruh fokus kepada Yesus adalah satu-satunya hal yang perlu untuk ku lakukan. Fokus, pada janji-Nya, rencana-Nya, panggilan-Nya, dan cinta-Nya. Dia mungkin tak selalu menjanjikan tidak akan ada tantangan atau ujian di sepanjang perjalanan, tapi Dia selalu menjanjikan cinta kasih yang sebegitu dalam-luas-lebar-dan-tingginya, untuk terus menemani-mendampingiku sepanjang perjalanan. Ah, bukankah cinta kasih Yesus itu harusnya cukup untuk setiap kita?

Dalam masa penantian dan pergumulan mengenai panggilan hidup ini, banyak hal Tuhan singkapkan bagiku. Rasa kagum dan syukur meluap dan melimpah begitu saja, ketika lagu-lagu pujian penyembahan dari Hillsong, ku naikkan kepada-Nya, Yesus Yang Penuh Kasih itu. Aku terkesima ketika merenungkan bahwa 1 Korintus 2:9 benar-benar tergenapi di hidupku. Hadiah istimewa. Amazing grace. Aku semakin menyadari betapa Dia begitu mengasihiku. Rancangan-rancangan-Nya dan mimpi-mimpi-Nya bagiku membuktikan hal itu. Dan kemudian, aku menyadari bahwa, sekali lagi, aku kembali jatuh cinta lagi pada-Nya. "Ayah" Yang Luar Biasa :*