SUDAH NYARIS SELESAI :')

by - February 02, 2012

Sudah nyaris selesai: perjuangan dan perjalanan di Universitas Indonesia, di Departemen Sosiologi, sebuah kisah mendekati hati Tuhan, cerita yang ditulis oleh tangan Tuhan sendiri.



Afternoon Reflection

 
Aku lulus. Proposal seminar skripsiku diterima. Aku benar-benar maju seminar skripsi semester ini. Bahkan tanpa harus revisi proposal lagi. Hasil pengumumannya sudah keluar tadi siang.

Tuhan Yesus benar-benar mengizinkan ini terjadi.
Rasanya: bahagia.

Nyaris sebulanan berjuang menyusun outline dan proposal bersama Tuhan. Mengorbankan waktu libur dan kepulangan ke rumah di medan. Apa yang ku perjuangkan bersama Tuhan di awal tahun ini tidak sia-sia. Walaupun aku juga tidak tau apakah benar-benar tiga setengah atau akan empat – aku tetap ikut jalurnya Tuhan Yesus dulu.

With trust. Trust His heart.


Ingin nangis rasanya jika kembali melihat proposal tugas seminar akhir yang sudah diterima dan di-acc oleh departemen sosiologi itu ya Tuhan Yesus, rasanya masih – terkagum-kagum karena proposal ini benar-benar rampung juga. Dan sudah diterima untuk maju seminar semester depan. Aku masih benar-benar terkagum-kagum oleh karya Tuhan Yesus sepanjang penulisan dan perancangan, kalau bukan Tuhan yang ikut campur memimpin dan menyertai, bagaimana aku bisa? Kuantitatif lagi. Seperti mengulang satu semester MPS Kuantitatif-I dalam beberapa minggu.

Terima kasih, Tuhan :’)

Di saat yang sama –
Ketika melihat lambang makara oranye terang dan tulisan departemen sosiologi di draft proposal outline seminarku ini, aku ingin menangis. Terharu ketika ingat lagi seluruh ceritanya.

Universitas Indonesia memang sebuah cerita yang ditulis oleh tangan Tuhan sendiri. Untukku. Dengan istimewa.

Indah.

Di perjalanan menjadi seorang mahasiswa di kampus ini, aku belajar mengenal dan mendekat ke hati-Nya. Tinggal intim.

Sudah dua setengah tahun berlalu. Tinggal sebentar lagi.

Andai saja aku tidak di Universitas Indonesia ini – aku mungkin tidak akan mengenal Tuhan Yesus dengan benar. Mungkin aku juga masih terhilang, di arus dunia yang ku kira biasa dan aman.

Tapi Tuhan memanggilku mendekat disini.

Hari ini juga Universitas Indonesia merayakan ke-62 tahun berdirinya. Rasanya begitu tepat sekali. Tepat dengan ceritaku.



UI memang sebuah rencana indah, dari Yang Maha Kasih.
Sekali lagi, terima kasih, Tuhan :*

You May Also Like

0 comments