Tuesday, 11 January 2011

SEMESTER TIGA -- BERKAT DAN HASIL :)


"Itulah sebabnya
kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup,
Juruselamat semua manusia,
terutama mereka yang percaya" 
(1 Timotius 4:10)


ini adalah halaman terdepan binder saya di semester III ini, sengaja menjadikannya
sebagai sebuah penyemangat akademis (hehe), yang, praise Beloved God! -- terbukti, benar ;)

Senin, 10 Januari 2011 lalu, semester III akhirnya resmi selesai setelah nilai-nilai akhir mata kuliah, beserta IP dan IPK di-publish di website SIAK NG UI. Seharian menunggu satu persatu nilai keluar, rasanya nano-nano juga, hehe teristimewa untuk sosiologi organisasi yang menjadi mata kuliah terakhir yang ditunggu, karena dia adalah penentuan, yang nilainya baru keluar jam sepuluh atau sebelas malam apa. Dan, akhirnya informasi IP dan IPK semester III -- hasil perjuangan satu semesteran ini, diketahui juga. Rasanya, wah!

Satu setengah tahun dan tiga semester di Universitas Indonesia sudah saya jalani, with God's grace and His  power, thanks God!, semuanya sudah dan terus berlangsung dengan sebegitu baiknya sampai hari ini. Tidak terasa. Merasa masih baru kemarin jadi maba (mahasiswa baru) di kampus, sekarang sudah punya junior lagi. Tapi sungguh, saya bersyukur amat sangat untuk semester III ini -- setelah benar-benar mengetahui hasil akhirnya, ternyata setiap perjuangan yang sudah diupayakan tidak sia-sia. Memang tidak pernah ada yang sia-sia jika kita malakukannya dalam kekuatan Tuhan ;)

IP dan IPK saya naik lagi semester III ini -- by God's wonderful power! Anugerah Tuhan Yesus Kristus. Sungguh, itu bukan karena saya. Itu anugerah Tuhan, 100% tanpa tapi.

Satu semesteran dengan 24 sks dan 8 mata kuliah dalam jadwal padat dan hectic, masih ditambah dengan kegiatan non-akademis lainnya serta segala hambatan-hambatan, suka-duka akademis haha (jujur saja) sempat membuat saya nyaris bimbang, nyaris. Tapi, saya tahu kepada Siapa, saya mempercayakan pengharapan saya. Live in hope, whenever wherever you are :)

Saya ingat betapa banyaknya kekagetan di semester ini. Seperti senior bilang, "kalau semester III itu, udah mulai sosiologi banget banget, bahan banyak bahasa Inggris, banyak tugas banyak paper, harus rajin baca, kalau bisa sih jangan ngambil langsung 24 sks (padahal saya dan beberapa teman sudah terlanjur mengambil 24 saat itu, hehe), nanti kaget. mesti lebih berjuang sih" -- dan terima kasih  banyak untuk para senior untuk nasehatnya, semuanya memang terbukti benar, hehe

Bulan desember menjadi tenggang waktu yang paling hectic, bagi saya. Puji Tuhan, semuanya bisa dan telah terlalui dengan baik. 20-30 minggu UAS, berbarengan dengan natal di tengah-tengah. 16 Desember 2010 presentasi sosiologi organisasi. 17 Desember 2010 presentasi sosiologi pendidikan. 18 Desember 2010 ada perayaan natal PO UI di balairung. 20 Desember 2010 ngumpulin UAS makalah dinamika kelompok kecil dan UAS kelas sosiologi lingkungan. Benar-benar di dua minggu terakhir sebelum UAS itu, saya dapat tugas 


3 makalah penelitian yang harus turun lapangan + 1 makalah studi pustaka kelompok + 2 presentasi + 2 tes kecil


sebelum UAS. Berhari-hari lari-lari kesana kemari dalam jadwal tambah-tambahan yang, ya ampun. Kadang, mau berenti tapi gak bisa. Apalagi perjuangan minggu UAS, yang, ada saja setiap hari hambatannya. Tetapi, puji Tuhan, memang Tuhan tetap baik di atas semuanya. Dia tambah-tambahkan kekuatan. Teristimewa untuk minggu UAS, penuh keajaiban :)

(Maaf readers, sekalian curhat sebenarnya, hehe)

Hanya karena anugerah Tuhan Yesus sajalah, di semester III ini, IP dan IPK saya masih naik. Walaupun terkaget-kaget dengan mata kuliah yang sudah mulai sosiologi banget (tidak seperti semester lalu-lalu yang masih penuh mata kuliah umum universitas dan fakultas), nekat ngambil 24 sks, dengan suka-duka akademis (hehe) dan masih ada kegiatan non-akademis lainnya, pengharapan di dalam Tuhan memang tidak pernah mengecewakan. Tuhan memang selalu mendengar doa, dengan kasih-Nya yang sempurna (terima kasih banyak juga untuk setiap keluarga dan sahabat yang mendoakan, membantu  dan terus menyemangati saya, teristimewa untuk sahabat-sahabat saya di cjeig, yang mengizinkan saya mengangkat topik makalah UAS penelitian mata kuliah dinamika kelompok kecil mengenai peer group kami, dan bersedia saya hubungi bolak-balik via facebook, sms, dan telefon, puji Tuhan nilainya amat baik >_< hehe). Wah, terima kasih banyak untuk itu semua, Tuhan Yesus

Saya menutup semester III ini dengan banyak banyak banyak ucapan syukur kepada Tuhan. Kembali kepada segala optimisme, di dalam Dia, dengan kesetiaan - kesungguhan - dan totalitas. Ketika Tuhan tahu, kamu mau berjuang dengan sungguh-sungguh, Tuhan pasti ikut berjuang bersama-sama denganmu.



"Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita" (Roma 5:5)

Ayo lanjutkan perjuangan, semester depan, tetap dengan mengusahakan mengupayakan dan memperjuangkan totalitas terbaik yang kita bisa, tetapi dengan mengandalkan Tuhan saja. Everything comes, from Him -- and for Him :)



p.s. :
wah, saya semakin speechless ketika membolak-balik halaman blog dan menemukan beberapa halaman blog yang menceritakan cerita akademis saya di semester ini -- hello-third-term, amazing grace, footprints :'') God is awesome forever. Once again, from Him and for Him. so much thanks, Beloved God :)

Saturday, 8 January 2011

LANGKAH AWAL


orang yang optimis, akan selalu berusaha untuk memulai setiap perjuangannya dengan langkah yang pasti, iyakan? memang tidak selalu melangkah dengan pasti itu, mudah. saya merasakannya akhir-akhir ini. tapi sungguh, kadang saya pikir jika kita terlalu memikirkan prosesnya dengan rasionalitas kita yang terbatas, akan jadi lebih susah lagi bagi kita untuk mengambil sebuah langkah awal itu. lebih baik melangkah dulu - sebuah langkah awal yang pasti, jika memang perjuangan itu tidak bisa kita tolak untuk tidak kita lakukan,




lagipula sebenarnya,
apa susahnya melangkah?

Monday, 3 January 2011

TUHAN ATAU AGAMA


Mengikut Tuhan tidak boleh setengah-setengah, mengikut Tuhan itu harus sungguh-sungguh.


Kalau agama memang hanya sekedar topeng manusia, dan melupakan Tuhan yang hidup sebagai esensi terpentingnya, apa bedanya agama dengan kelompok sosial manusia yang hanya berfungsi menjaga kohesivitas dan ikatan sosial -- yang seperti kata Durkheim itu?

jika kita lebih mengenal Tuhan kita daripada agama kita, tidak akan ada fanatisme, tidak akan ada intoleransi, tidak akan ada kerusuhan dan permusuhan agama, tidak akan ada kekacauan.

apa menurutmu Tuhan menghendaki kekacauan dan permusuhan di antara manusia yang dikasihi-Nya?



readers, Tuhan (sungguh) lebih penting daripada agama.

Saturday, 1 January 2011

2010 MMRS


Leftovers in their less visible form are called memories.  Stored in the refrigerator of the mind and the cupboard of the heart. 
~Thomas Fuller


#2010

Semester II yang menjadi awal transisi pelepasan status maba dan semester III dengan mata kuliah dan KRS FRS penuh mata kuliah sosiologi. Tanpa terasa sudah satu setengah tahun saya di UI. Sejauh ini, perjalanan dan 'penjelajahan' di UI merupakan sebuah path tersendiri untuk saya. Jalan itu tidak sedemikian rumitnya, sederhana. New Life. Masuk Fisipers. Bertemu dengan lovely-maker-family, with all beloved brothers and sisters. Berjuang di comdev BEM UI, LIMAS FISIP UI. Pulang di pertengahan tahun, dengan perayaan ulang tahun umur belas-belas terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabat terkasih, with a special birthday tart from besties cjeig :') Memahami bagaimana kasih agape itu. Perayaan hari natal, yang berbeda :) Perjuangan akademis akhir tahun yang, puji Tuhan, walau tidak dapat terkatakan. Pulang (lagi) tapi kali ini dengan misi. Dan, tahun ini pun ditutup dengan resolusi #2011 dalam acara keluarga, dan saya sendiri, di menit detik pergantian tahun.


2010 penuh blessings.
2010 penuh hal-hal yang baru, tidak terpahami namun kemudian terpahami, melihat segala sesuatu lebih jauh lagi (beyond common sense? haha, tapi ini tidak hanya di dunia sosiologi), many (new) good friends and family, adaptasi lebih lanjut dalam setiap hal, berjuang berlari berusaha menjadi lebih baik lagi,
ku tutup 2010 dengan pujian. hanya untuk-Nya, yang merancangkan segala sesuatunya baik (tidak salah kan manusia untuk selalu mengingat Tuhan-nya?). dan sebagaimana, tahun 2010 sudah terjalani dengan sangat sangat berbeda dari 2009, mari membuka 2011 dengan harapan baru.

New Year New Hopes.




p.s. :
so much thanks Dear God, it might be meaningless without You, inside :)
Happy New Year 2011!